Home | Interaktif | Testimoni | Mendapat Suami Usai Berdoa di Mekkah

Mendapat Suami Usai Berdoa di Mekkah

Font size: Decrease font Enlarge font
image

Di Tanah Suci, ada banyak kenangan yang dialami jamaah. Tak sedikit yang mengaku mendapat pengalaman spiritual maupun fisikal yang tak mudah hilang dari ingatan. Banyak pula kejadian lucu, menarik, bahkan mengharukan di sana. Barangkali Anda mau berbagi cerita dengan kami? Silakan kirim kisah Anda ke redaksi@thawafmagz.com beserta satu foto diri Anda sekurangnya berukuran 200KB. Langganan gratis selama tiga edisi bagi mereka yang ceritanya dimuat.

Di tahun 2003 saya berkesempatan melakukan umrah bersama kedua orangtua. Suatu kebahagiaan yang rasanya tak akan pernah terlupakan. Momen
terindah adalah ketika pertama kali menjejakan kaki di Tanah Suci, Mekkah, Ka’bah. Entahlah, tiba-tiba saja tubuh saya gemetar ketika menatap Rumah Allah ini. Airmata tak terasa membasahi pipi. Pikiran saya pun terbang jauh, mengingat para Nabi Allah memperjuangkan agar manusia tunduk dan meyakini bahwa yang harus disembah hanya Allah swt.

Di suatu pagi seusai shalat Shubuh, ketika ayah dan ibu saya kembali ke hotel, saya kembali menatap Ka’bah hingga sepeminum teh lamanya. Ketika saya masih duduk menatap Ka’bah, sepertinya Allah memberikan kasih sayang-Nya dengan menyentuh hati saya. Tiba-tiba saja di hadapan saya lewat rombongan membawa jenazah. Saya terhenyak. Saya merasa seperti diingatkan Allah bahwa itulah hidup. Kelak hanya kembali pada-Nya. Sejak itulah saya mohon petunjuk Allah agar dibukakan pintu hidayah-Nya.

Begitu banyak pengalaman ruhani yang terjadi selama di Tanah Suci. Salah satunya, Allah ingatkan tentang kesombongan. Saat itu saya menginap di hotel yang letaknya di depan Masjidil Haram. Saat ibu mengajak shalat Dhuha, kami menempatkan sandal di penitipan sandal di Gate 25. Tiba-tiba saja saya
ingin ke toilet. Ibu mengingatkan saya, Katanya, “Ingat tidak sebelah mana Gate 25 tempat kita menitipkan sepatu?”

Dengan sombong saya berkata, “Ingat dong! ‘Kan dekat naruh sandalnya!” Akhirnya saya menuju tempat sandal. Masya Allah, tiba-tiba saja saya seperti orang bingung tak tahu letak Gate 25. Akhirnya saya hanya berputar-putar sampai kaki saya lemas kelelahan. Saya istighfar. Tiba-tiba ada seorang ibu berkursi roda meminta tolong, ia meminta didorong ke toilet. Saya dorong kursi roda ibu yang baru saya kenal tersebut. Subhanallah! Ibu tadi menunjuk pintu dan ada sandal saya tertata dengan jelas! Saya kaget luar biasa. Sekian lama saya mencari tidak ketemu ternyata sangat mudah gate itu saya temui melalui sang ibu. Saya sadar. Di Tanah Suci memang harus hati-hati dalam bertutur dan bersikap. Sikap sombong sedikit pun tak boleh terucapkan atau terpikirkan.

Satu pengalaman yang sangat indah adalah saat akan mencium Hajar Aswad. Saat itu jamaah sangat padat dan badannya besar-besar. Sementara saya bertubuh kecil. Rasanya sulit sekali bisa mencium Hajar Aswad. Saya mohon kepada Allah semoga bisa dimudahkan. Tiba-tiba saja saya berada di depan Hajar Aswad. Berkali-kali saya cium batu itu. Bahkan saya bisa membantu menjaga ibu saya mencium Hajar Aswad. Beberapa ibu-ibu yang belum bisa mendekat dapat saya tolong hingga dapat menciumnya.

Doa saya saat di Tanah Suci saat itu adalah mohon diberikan jodoh suami yang shaleh. Alhamdulillah, doa saya diijabah Allah, dan kini kami telah memiliki momongan.

Subscribe to comments feed Comments (3 posted):

lista emails on 06/07/2011 00:27:49
avatar
I really enjoyed reading this. Thanks for the post.
Thumbs Up Thumbs Down
0
Plumber Bedfordshire on 13/12/2011 05:20:49
avatar
To be in Holy place is really great opportunity for everyone.
Thumbs Up Thumbs Down
0
ipad keyboard case on 13/12/2011 14:55:34
avatar
Satu masalah adalah bahwa ketika orang dapat melihat jiwa-jiwa mungkin peziarah dan suci, orang lain berpikir bahwa mereka hanya cara berpikir.
Thumbs Up Thumbs Down
0
total: 3 | displaying: 1 - 3

Post your comment comment

Please enter the code you see in the image:

  • email Email to a friend
  • print Print version
  • Plain text Plain text
Tags
No tags for this article
Rate this article
0